Cara Bermain Perkusi Barang Bekas

Banyak yang bertanya bagaimana cara yang baik untuk memulai cara bermain perkusi barang bekas, mari kita bahas secara perlahan yang simpel dan mempermudah untuk belajar perkusi barang bekas.

Group musik perkusi barang bekas Raksasa Perkusi di atas panggung.

1. Tempo & Time Signature

Metronome, sebuah alat bantu penanda Tempo.

Ada sebuah irama dasar yang menjadi denyut nadi dari permainan segala musik, yaitu tempo, tempo adalah sejenis detak jantung yang selalu ada dalam musik, bunyi nya selalu konstan dan selalu sama setiap saat, tempo adalah tulang belakang dari musik.

Jam adalah contoh 60 BPM

BPM (Beat Per Minute)

BPM atau bisa kita sebut Beat Per Minute adalah hitungan untuk berapa kali ketukan dalam 1 menit, sebagai contoh jam dinding kita adalah 60 BPM, karena setiap detik nya jam berdetak sebanyak 60 kali, namun jika BPM nya di tingkatkan menjadi 2x lipat, maka BPM nya adalah 120BPM dan setiap detik akan ada 2x ketukan

Setiap pola akan terus berulang sesuai dengan Time Signature nya

Time Signature

Time Signature atau kita bisa sebut penanda waktu, adalah dimana beberapa ketukan tempo menjadi ada pengulangan menjadi 1 pengulangan yang biasa di sebut dengan bar contoh Time Signature yang paling umum adalah 4/4, atau setiap 4 kali ketuk maka akan di hitung sebagai 1 bar, jika di contohkan berati akan menjadi seperti ini.

[ bar1] [bar2] [bar3] [bar4]

| 1 2 3 4 | 1 2 3 4 | 1 2 3 4 | 1 2 3 4 |

2. Pattern

Salah satu bentuk ilustrasi partitur yang biasa digunakan dalam sight reading

Pattern atau bisa kita sebut dengan pola, adalah dimana pola ketukan dalam 1 bar atau lebih yang akan di pakai sebagai berulang ulang, contoh pola yang paling sering di gunakan untuk orang Indonesia adalah pola drum pop dan pola dangdut, namun salah satu pola pukulan yang paling umum adalah pola pukulan samba, dalam kesempatan kali ini Raksasa Perkusi telah membuat video seperti apa pola samba itu, agar lebih cepat dalam mempelajari apa itu pattern, silahkan tonton video Raksasa Perkusi.

3. Mengikuti Musik

Ketekunan dalam mendengarkan Musik dan mempelajarinya adalah salah satu tiang utama dalam belajar

Nah dalam tahap ini adalah kamu akan mencoba belajar insting dalam mendengar dan menirukan musik orang lain untuk belajar, cobalah untuk mendengarkan lagu apa saja yang kamu suka, ambil lah stick untuk kamu belajar bermain perkusi, ambil 2 barang yang kira kira jika di pukul yang satu berbunyi rendah *duk* dan satu lagi yang jika di pukul berbunyi tinggi *tak*

Suara duk dan tak tadi adalah representasi atau perwakilan dari suara kick Bass drum, sementara suara tak adalah perwakilan dari suara snare drum, dan cobalah sekarang untuk mendengar lagu apa saja yang kamu suka, lalu kamu cari dan dengarkan serta tirukan suara pola drum pada lagu tersebut, dari situ kamu akan belajar bermain perkusi dasar.

4. Latihan Rutin

Raksasa Perkusi sedang melatih musik perkusi barang bekas

Anjuran nya untuk pemain baru kira kira berapa lama sih untuk mengerti dan bisa bermain perkusi barang bekas? Nah ini kembali lagi tergantung latihan kita masing-masing, semakin kita sering berlatih maka semakin cepat juga kita untuk bisa sampai pada tahap improvisasi, namun anjuran kami untuk berlatih perkusi awal awal adalah 30 menit per hari, dengan begitu skill perkusi mu akan meningkat derastis.

Kira kira seperti itu lah cara bermain perkusi yang lebih mudah, namun pastinya ada rasa penasaran dan ingin melanjutkan permainan lebih baik lagi, apalagi banyak juga dari kita yang ingin membentuk band perkusi sendiri, nah kami Raksasa Perkusi bisa membantu kamu untuk belajar langsung kepada kami baik secara individual dan group.

Kami berdomisili di Depok, lokasi yang bisa kami ambil adalah radius 20 KM dari kota Depok, Jakarta selatan, Bogor, Pamulang, dan Cibubur masih menjadi radius jangkauan kami untuk mengajar di sekolah atau instansi kamu, kamu bisa menghubungi nomor di bawah ini.

CP +62895338313673

Mari belajar perkusi barang bekas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close